Era Informasi: Faktor Dominan Menjalankan Organisasi

Era Informasi

JAKARTA, BatakIndonesia.com — Sekarang Era Informasi menjadi faktor dominan dalam menjalankan organisasi. Informasi memerlukan sarana yang disebut media. Media saat ini pun telah mengalami kemajuan pesat. Generasi terdahulu hanya mengenal radio, koran (newspaper), telepon, telegraf, TV hitam putih.

Bagaimana dengan generasi sekarang? Generasi sekarang disebut generasi fasih digital (native digital). Ini berkat hadirnya teknologi komputer yang dipadukan dengan teknologi komunikasi dan menghasilkan apa yang kita sebut teknologi informasi (IT). Berkat kemajuan teknonologi semua berubah menjadi lebih cepat, beragam, dan condong “real time” (tersegerakan).

Melalui teknologi informasi, khususnya internet, melahirkan apa yang disebut media sosial (medsos). Kita pun telah menyatu dengan medsos. Akibat medsoslah orang bisa berkomunikasi seolah-olah tanpa jarak, bahkan mampu bicara langsung dengan tampak wajah melalui video communication dua arah. Luar biasa.

FBBI lahir tak lain tak bukan berkat kemudahan medsos, sehingga kita bisa membentuk pengurus FBBI dalam skala dunia. Tidak.hanya di tingkat provinsi, Kabupaten/kota. bahkan sampai ke tingkat desa. Sekali lagi luar biasa.

Adakah ancaman? Ya kita terikat dengan kode etik bermedsos. Apapun nilai yang bebas mampu direpresentasikan di medsos. Semua berpusaran pada nilai moral spiritual kita sebagai manusia sosial. Hal ini dilapisi dengan nilai Ketuhanan YME dan nilai kita berbangsa dan.bernegara.

Bagaimana dengan media cetak, misalnya Sarana Koran Jaya Post? Media tersebut hadir untuk menyampaikan informasi itu sendiri.

Ada sumber berita dan ada penerima berita. Apakah berita itu dimaksudkan untuk sesuatu maksud dan tujuan?

Setiap informasi pasti ada tujuan, target, dan sesuatu yang diharapkan sebagai lembaga berita.

Di sinilah Jaya Post berfungsi sebagai lembaga pengubah, membawa pembaharuan (agent of change). Ini amat penting digarisbawahi jika mau hidup langgeng.

Berita dan ulasan berupa kritik membangun itu menjadi suatu tanggung jawab.

Dengan begitu, semua SDM sebagai wartawan, manajemen bawah, tengah, dan puncak harus sevisi, semisi, seragam, dalam gerak mensukseskan program utamanya.

Jika jurnalis yang menjadi core bisnisnya. maka pahamilah jurnalistik yang baik dan.benar. Tak ada tindakan yang kontra produktif dengan visi dan misi Harian Jaya Post.

Selain itu, semangat kebersamaan perlu dipupuk dengan cara Retreat ini.

Retreat artinya mengasingkan diri untuk merenungkan, memperbaharui semangat secara bersama-sama, semua stakeholder. Tujuannya untuk membangunkan semangat kerja,.kepedulian, evaluasi, dan mencari solusi atas masalah yang dihadapi.

Jagalah sumur Anda semua sebab sumur (baca: Jaya Post) adalah sumber hidup Anda semua.

Jayalah Jaya Post, Selamat Ulang Tahun yang ke-10.

Kita mau melihat Jaya Post 10 tahun lagi dengan tampilan yang lebih maju.

 

BACA JUGA:   Bagaimana Membedakan Data dan Hoax?

Jakarta, Bis Simponi, Bus Pariwisata, dalam perjalanan Jakarta – Puncak.
Tgl 20 Oktober 2017 pkl 08.30 WIB.

Penulis: Ronsen L.M. Pasaribu (Ketua umum FBBI dan Pembina Jaya Post).

Batak Indonesia (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook (0)

G+ (0)