FBBI Apresiasi Undangan Gubernur Sumsel kepada Masyarakat Batak Jelang Asian Games dan Tahun Politik 2018

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin foto bersama dengan pengurus DPD FBBI Sumsel dan tokoh masyarakat Batak di Sumsel.

BatakIndonesia.com – Palembang. Masyarakat Batak di Sumatera Selatan mencapai ratusan ribu jiwa. Mereka terdiri dari 5 puak dan tersebar di berbagai kabupaten dan kota serta sudah menjadi bagian satu kesatuan besar yang hidup berdampingan dengan suku lainnya di Bumi Sriwijaya.

Pada awal Desember lalu, tepatnya Selasa (5/12) masyarakat Batak Sumsel mengadakan acara silaturrahmi dengan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin di Griya Agung Palembang. Pertemuan itu atas undangan sang gubernur dan kehadiran masyarakat dan tokoh Batak diinisiasi DPD Forum Bangso Batak (FBBI) Provinsi Sumsel.

Pada pertemuan yang berlangsung akrab itu, Gubernur Alex mengaku bangga atas kontribusi masyarakat Batak di Sumsel dalam rangka memajukan pembangunan daerah. Gubernur Alex menyampaikan dua hal, yaitu pentingnya memelihara dan meningkatkan keharmonisan dan toleransi sesama etnis sehingga menjadi “zero konflik”, serta mengajak masyarakat Batak di Sumsel turut mensukseskan Asian Games 2018 di mana Palembang dipercaya sebagai tuan rumah setelah Jakarta.

“Kami memang sengaja mengundang Bangsa Batak se-Sumsel, selain untuk menjalin silaturahmi dan sebagai upaya bagaimana meredam dampak negatif, ini juga dimanfaatkan sebagai sosialisasi Asian Games kepada Bangsa Batak,” ujar Alex yang menyapa masyarakat Batak dengan “Bangsa Batak.”

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menerima stola dari Ketua DPD FBBI Sumsel Jimmy David Lumbangaol.

Gubernur Alex memaparkan banyak hal tentang kesiapan Provinsi Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games 2018, mulai dari kesiapan fasilitas olahraga Jakabaring Sport City (JSC) hingga kesiapan infrastruktur penunjang perhelatan akbar skala internasional tersebut.

Ketua DPD FBBI Sumsel Jimmy David Lumbangaol didampingi Sekjen FBBI Provinsi Sumsel Sumarjono Saragih merasa bangga dan memberi apresiasi atas undangan Gubernur Sumsel kepada masyarakat Batak di daerah itu. Pihaknya akan mendorong warga Batak yang terdiri dari 5 puak di Sumsel agar tetap berkomitmen mendukung “zero konflik” dan berpartisipasi dalam perhelatan akbar Asian Games 2018.

BACA JUGA:   Golkar dan NasDem Resmi Dukung Edy Rahmayadi pada Pilgubsu 2018

Pada kesempatan itu Pengurus DPD FBBI Sumsel menyerahkan stola (selempang khas Batak) bersulam logo dan nama FBBI kepada Gubernur Alex disaksikan tetua dan tokoh marga yang hadir.

SILATURRAHMI PENTING

Silaturrahmi Gubernur Sumsel dengan masyarakat Batak di Sumsel juga mendapat apresiasi dari Ketua Umum FBBI, Dr Ronsen Pasaribu, SH MM. “DPD FBBI Sumsel merupakan role model dalam tujuan partisipasi FBBI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama untuk mempersatukan Bangso Batak di Sumsel, dan pantas diikuti FBBI di jajaran pusat dan daerah,” katanya saat dimintai komentarnya di Jakarta, Senin (18/12).

Menurut Ronsen, pertemuan dengan masyarakat Batak, yang dinisiasi FBBI Sumsel menjadi sangat penting menjelang tahun politik pilkada serentak 2018 dilanjutkan dengan Pemilu 2019.

“Konflik bisa terjadi akibat kuatnya ego kelompok etnis tanpa melakukan dialog dengan sensitifitas kesukuan. Inilah beban para pengurus organisasi massa kesukuan seperti FBBI, bagaimana mengeleminasi akar masalah yang bisa muncul suatu saat. Pemahaman akan akar masalah, kemudian kemampunan berkoordinasi untuk membuka dialog antar pimpinan dengan mediator pemerintah daerah akan membantu mengantisipasi terjadinya konflik,” katanya.

Zero konflik, menurut dia adalah sebuah cita-cita semua etnis sebab hanya dengan situasi yang damaidan kondusiflah pembangunan bisa berjalan. (Red)

Batak Indonesia (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook (0)

G+ (0)